Pandeglang– Upaya mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi generasi bangsa terus diperkuat melalui kolaborasi strategis bersama pondok pesantren. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Silaturahmi dan Sosialisasi Program Dapur MBG Pondok Pesantren Se-Banten bersama pimpinan SKKP Indotama, Hilman Thaib Mandagi, yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Kun Karima pada Sabtu, 09 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 20 perwakilan pondok pesantren dari berbagai daerah, di antaranya Depok, Bogor, Jakarta, Tangerang, Serang, Pandeglang, dan Lebak.
Dalam sosialisasi tersebut, pihak SKKP Indotama menawarkan kerja sama pembangunan Dapur MBG di lingkungan pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi. Program ini juga diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi pesantren yang berkelanjutan.
Dr.KH. Soleh Rosyad selaku Pimpinan Pondok Pesantren Kun Karima menyambut positif program tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi peluang besar bagi pondok pesantren untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para santri, khususnya dalam penyediaan makanan sehat dan bergizi.
Ia juga menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlakul karimah. Karena itu, program Dapur MBG dinilai sejalan dengan visi pesantren dalam membangun kemandirian serta memperkuat kontribusi pesantren terhadap pembangunan masyarakat.
Sementara itu, Brigjen Pol. (Purn.) Hilman Thaib Mandagi menyampaikan bahwa pesantren merupakan mitra strategis dalam mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui program Dapur MBG, diharapkan lahir langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pesantren yang lebih sehat, mandiri, dan produktif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih luas antara pesantren dan berbagai pihak dalam mendukung program pemerintah demi terwujudnya generasi bangsa yang sehat, kuat, dan berkualitas. TIM Redaksi









